Pantai Falahu Dipenuhi Sampah, Warga Desak Pemda Ambil Langkah Tegas
RadarTimur.id, Sanana – Kondisi pantai di Desa Falahu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, kian memprihatinkan. Tumpukan sampah plastik mulai dari botol minuman, kantong kresek, hingga limbah rumah tangga, terlihat berserakan di tepi pantai bahkan ikut terbawa arus laut. Fenomena ini menimbulkan ancaman serius bagi kelestarian lingkungan pesisir.
Sampah yang dibuang sembarangan dapat mencemari air laut, mengganggu ekosistem pesisir, dan membahayakan biota laut seperti ikan, karang, hingga burung laut. Tak hanya itu, akumulasi sampah juga mengancam kesehatan masyarakat serta merusak keindahan pantai yang sebenarnya berpotensi menjadi daya tarik wisata.
Seorang warga Falahu, Kama D, menyampaikan keresahannya atas kondisi tersebut.
“Setiap hari kami lihat sampah berserakan di pantai. Kalau sudah pasang, sampah ikut terbawa ombak. Anak-anak yang sering mandi di laut juga jadi khawatir karena air sudah tercemar. Kami berharap pemerintah serius menindaklanjuti masalah ini,” ungkapnya, Selasa (16/9/2025).
Masyarakat berharap ada langkah nyata dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, untuk menyediakan fasilitas pembuangan sampah yang layak, menggelar program edukasi kebersihan, serta menegakkan aturan lingkungan secara tegas.
Jika persoalan ini terus dibiarkan, pantai Desa Falahu bukan hanya kehilangan keindahannya, tetapi juga terancam mengalami kerusakan ekologi yang berdampak jangka panjang bagi generasi mendatang.(var)


Tinggalkan Balasan