Morotai Jadi Tuan Rumah Musda HIPMI Malut VI, Momentum Emas Dongkrak Ekonomi Lokal
RadarTimur.id, Morotai – Kabupaten Pulau Morotai kembali mendapat kehormatan menjadi pusat perhatian publik dengan ditunjuk sebagai tuan rumah Musyawarah Daerah (Musda) ke VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Maluku Utara yang jadwalnya pada pertengahan Oktober 2025 mendatang.
Keputusan ini disambut penuh rasa syukur oleh jajaran pengurus HIPMI Morotai. Ketua DPC HIPMI Kabupaten Pulau Morotai, Sutikno Ali, menegaskan bahwa momentum tersebut tidak hanya sekadar agenda organisasi, melainkan peluang strategis untuk mengangkat citra Morotai di kancah provinsi, sekaligus mempercepat perputaran roda ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah Pulau Morotai mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah Musda ke VI HIPMI Maluku Utara, setelah sebelumnya kita mencalonkan diri. Ini kebanggaan besar, tapi lebih dari itu, kesempatan emas untuk membuka pintu ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Sutikno saat ditemui di Morotai, Selasa (30/9/2025).
Menurutnya, dengan hadirnya ratusan pengusaha dari sepuluh kabupaten/kota se-Maluku Utara, serta tamu undangan dari berbagai sektor, dampak ekonomi langsung bisa dirasakan masyarakat.
Tingkat kunjungan hotel dan penginapan diperkirakan akan melonjak signifikan. Termasuk restoran, kafe, hingga usaha jasa transportasi pun ikut terdongkrak.
“Ini momentum yang jarang terjadi. Dengan adanya Musda HIPMI, ekonomi bergerak. Mulai dari hotel, restoran, kafe, bahkan warung kecil pun akan mendapat berkah. Apalagi ratusan pengusaha akan berada di Morotai selama beberapa hari,” jelasnya.
Lebih jauh, Sutikno menekankan bahwa agenda Musda bukan hanya tentang pemilihan kepengurusan baru atau konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan UMKM lokal kepada jaringan pengusaha lintas daerah.
“UMKM Morotai harus memanfaatkan momen ini. Kami di HIPMI akan membantu memperkenalkan produk-produk lokal agar lebih dikenal, tidak hanya di Maluku Utara, tapi juga di luar daerah. Dengan begitu, peluang pasar mereka akan terbuka lebih luas,” tambahnya.
Selain sektor ekonomi, Musda HIPMI Malut VI juga dipandang sebagai magnet untuk memperkenalkan potensi pariwisata Morotai. Pulau yang dikenal dengan keindahan bahari dan sejarah Perang Dunia II itu diyakini mampu memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta Musda.
“Bayangkan saja, ratusan pengusaha muda datang dan melihat langsung keindahan Morotai. Ini adalah promosi gratis bagi sektor pariwisata kita. Harapannya, setelah Musda, akan ada investasi yang masuk ke sektor wisata maupun sektor lain di Morotai,” ucap Sutikno optimistis.
Lebih lanjut dia mengatakan, Musda HIPMI Maluku Utara ke VI di Morotai bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum untuk meneguhkan peran pengusaha muda dalam membangun ekonomi daerah.
Dengan kolaborasi yang baik antara HIPMI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Morotai diharapkan bisa tampil sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Maluku Utara.
“Musda ini adalah tentang masa depan. Masa depan pengusaha muda, masa depan UMKM, dan masa depan Morotai sendiri,” pungkas Sutikno.(ksm)


Tinggalkan Balasan