DP3A Kepulauan Sula Catat 16 Kasus Kekerasan, Fokus Sosialisasi di Sekolah
RadarTimur.id, Sanana – Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Kepulauan Sula mencatat sebanyak 16 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak Januari hingga September 2025.
Kasus-kasus tersebut meliputi kekerasan seksual, kekerasan fisik, penganiayaan, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Nursarahstri, Konselor Perempuan dan Anak DP3A Kepulauan Sula, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi.
Tahun ini, fokus utama diarahkan ke lingkungan sekolah, mengingat banyak korban berasal dari kalangan pelajar.
“Di dua bulan sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Sulabesi Tengah, dan minggu ini dilaksanakan di Kecamatan Sanana Utara,” ujar Nursarahstri, Rabu (1/10).
Dia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Namun, pada 2025 DP3A lebih memprioritaskan sekolah-sekolah karena tren kasus yang banyak menimpa anak didik.
DP3A berharap melalui edukasi dan penyuluhan di sekolah, angka kasus pelecehan maupun kekerasan dapat ditekan secara signifikan.
“Harapannya dengan kegiatan ini bisa berdampak pada berkurangnya kasus pelecehan seksual di wilayah kita,” pungkas Nursarahstri.(var)


Tinggalkan Balasan