Mahasiswa FPIK Unipas Morotai Tanam 130 Bibit Mangrove di Pantai Usbar
RadarTimur.id, Morotai — Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pasifik (Unipas) Morotai menggelar aksi bersih pantai dan penanaman 130 bibit mangrove di Pantai Usbar, Desa Usbar Pantai, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan bertajuk Gerakan Sadar Lingkungan Pesisir itu berlangsung atas kerja sama antara BEM FPIK Unipas dan Pemerintah Desa Usbar Pantai. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Usbar Pantai, Irwan Sidarima, di halaman kantor desa.
Irwan menyampaikan apresiasi kepada Dekan FPIK Unipas dan seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Dia menilai aksi ini menjadi langkah nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus membantu mengatasi ancaman abrasi yang mulai menggerus kawasan pesisir desa.
“Abrasi di sekitar pantai sudah hampir mengenai area kuburan umum. Kami berharap mahasiswa FPIK bisa ikut mendorong upaya pembuatan talud darurat sambil menunggu bibit mangrove tumbuh kuat. Selain itu, kami juga berharap perhatian terhadap tambatan perahu yang hingga kini belum terealisasi,” ujar Irwan penuh harap.
Sementara itu, Dekan FPIK Unipas, Iswandi Wahab, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan mahasiswa. Harapannya sinergi ini berlanjut dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ke depan, FPIK Unipas berkomitmen membantu masyarakat Usbar Pantai, termasuk melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan agar potensi laut bisa lebih bernilai ekonomi,” kata Iswandi.
Sementara Presiden BEM FPIK, Akmal Mandea, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja BEM dalam rangka menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat pesisir.
“Kami tidak berhenti sampai di penanaman. Akan ada kegiatan kontrol dan pemantauan pertumbuhan mangrove dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya.
Selain aksi penanaman, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi pentingnya menjaga ekosistem mangrove oleh dosen FPIK Unipas, Kismanto Koroy.
Dalam pemaparannya, Kismanto menekankan bahwa mangrove memiliki fungsi ekologis dan ekonomis yang vital bagi kehidupan pesisir.
“Mangrove berperan sebagai penahan abrasi, tempat hidup biota laut, serta memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, menjaga hutan mangrove berarti menjaga keberlanjutan hidup di pesisir,” jelasnya.(ksm)

