NHM Peduli Stunting Jangkau Lima Kecamatan
RadarTimur.id, Halmahera Utara – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Departemen NHM Peduli kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat dengan melaksanakan tahap kedua Program Penanganan Stunting di wilayah lingkar tambang.
Program yang merupakan hasil kolaborasi strategis bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini digelar secara maraton selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Juli 2026. Kegiatan dilaksanakan di lima kecamatan, yakni Kecamatan Malifut pada 7 Juli, Kecamatan Kao Teluk (8 Juli), Kecamatan Kao Utara (9 Juli), Kecamatan Kao (10 Juli), dan ditutup di Kecamatan Kao Barat pada 11 Juli 2026.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah dimulai sejak 23 April 2026 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mempercepat penurunan angka stunting di wilayah lingkar tambang.
Dalam pelaksanaannya, NHM Peduli menyediakan dukungan berupa pendanaan logistik, alat ukur berstandar, hingga bantuan nutrisi tambahan yang selama ini masih terbatas di sejumlah wilayah. Bantuan yang diberikan difokuskan pada penyediaan makanan pendamping bergizi berbahan lokal serta susu formula yang disesuaikan dengan usia anak penerima manfaat.
Selain pemenuhan kebutuhan nutrisi, program ini juga menitikberatkan pada edukasi gizi kepada orang tua serta pengawasan distribusi bantuan agar tepat sasaran.
Salah satu penerima manfaat, Firginita Manganguwi, warga Desa Samsuma, mengaku bantuan dari NHM Peduli sangat membantu memenuhi kebutuhan gizi anaknya.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Hi. Robert dan NHM Peduli atas bantuan makanan tambahannya. Ini sangat membantu memenuhi gizi harian anak kami, Nurfala Arafat. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Firginita.
Dukungan penuh juga diberikan TNI melalui Koramil 1508-03/Kao. Danramil 1508-03/Kao, Kapten Inf. Frans Rishard Komea, mengatakan pihaknya mengerahkan personel Babinsa untuk mendampingi pelaksanaan program hingga ke desa-desa yang memiliki balita stunting.
“Kami telah mengerahkan personel Babinsa di titik-titik pemukiman yang teridentifikasi memiliki balita stunting untuk berkolaborasi dengan tim NHM Peduli. Tujuannya memastikan distribusi makanan tambahan dan susu formula terlaksana secara efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Program Stunting NHM Peduli, Munir Radjabessy, menyampaikan bahwa sinergi antara NHM, TNI, dan kader Posyandu telah memberikan hasil yang menggembirakan.
“Berdasarkan evaluasi selama 30 hari setelah pelaksanaan tahap pertama, terjadi peningkatan berat badan dan tinggi badan anak-anak penerima manfaat secara konsisten,” tuturnya.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pentingnya pendampingan berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat dalam upaya menekan angka stunting.
Melalui program ini, NHM berharap dapat berkontribusi menciptakan generasi Halmahera Utara yang lebih sehat dan berkualitas, sekaligus membuktikan bahwa aktivitas industri pertambangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.(val)


