Halut Tuan Rumah Rakorda Bencana se-Malut, Bupati Piet Ajak Perkuat Sinergi
RadarTimur.id, Tobelo — Kabupaten Halmahera Utara (Halut) akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Provinsi Maluku Utara (Malut) pada 4–5 Agustus 2026.
Forum tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi, menyelaraskan program, dan meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di seluruh kabupaten/kota.
Hal itu dikatakan Bupati Halut Piet Hein Babua, Selasa (28/7/2026). Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting agar upaya mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan efektif.
“Menjelang pelaksanaan Rakorda, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun kolaborasi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Maluku Utara,” ujarnya.
Bupati Piet juga mengatakan, Halut merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kesiapan personel agar mampu merespons setiap kejadian secara cepat, tepat, dan terpadu.
“Halmahera Utara merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana sangat tinggi. Karena itu, kita harus terus meningkatkan kapasitas serta memperkuat sinergi,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Halut ini menilai, kepercayaan yang diberikan kepada Halut sebagai tuan rumah Rakorda merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk memperkuat koordinasi penanggulangan bencana di tingkat daerah.
Rakorda BPBD se-Maluku Utara akan diikuti BPBD kabupaten/kota, BPBD Provinsi Malut, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain menyinkronkan kebijakan dan program, forum ini juga akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang terpadu dan berkelanjutan di Malut.(val)

