radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 30 Juli 2026

Pelabuhan Tokaka Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

RadarTimur.id, Gane — Kondisi Pelabuhan Desa Tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), semakin mengkhawatirkan. Fasilitas yang menjadi jalur utama keluar-masuk masyarakat itu mengalami kerusakan berat, dengan sebagian besar lantai pelabuhan telah hancur sehingga menyisakan rangka beton yang terbuka.

Kerusakan tersebut membuat aktivitas warga menjadi penuh risiko. Setiap hari masyarakat, termasuk nelayan, anak-anak, hingga lansia, harus melintasi rangka beton yang rusak untuk naik maupun turun dari kapal. Kondisi itu semakin berbahaya ketika ombak tinggi atau cuaca sedang buruk karena dapat memicu kecelakaan.

Bagi warga Tokaka, pelabuhan bukan sekadar tempat bersandar kapal. Infrastruktur ini menjadi akses utama distribusi hasil perikanan dan pertanian, sekaligus penghubung menuju pusat pemerintahan, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan. Kerusakan yang terus dibiarkan dinilai tidak hanya mengancam keselamatan pengguna, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Seorang warga mengatakan kondisi pelabuhan telah lama rusak, namun hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah. Warga bahkan mengaku belum melihat adanya peninjauan langsung dari pemerintah daerah terhadap kondisi pelabuhan tersebut.

“Pelabuhan ini adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Bukan hanya tempat kapal bersandar, tetapi akses utama bagi seluruh aktivitas warga. Sudah menjadi tanggung jawab negara untuk menjamin keselamatan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang layak,” ujar salah seorang warga, Rabu (29/7/2026).

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, maupun instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melihat langsung tingkat kerusakan sekaligus mengalokasikan anggaran rehabilitasi atau pembangunan kembali pelabuhan tersebut.

Warga juga mengingatkan agar penanganan tidak menunggu hingga terjadi korban jiwa. Menurut mereka, perbaikan pelabuhan harus menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ekonomi di Desa Tokaka.

“Kami sudah terlalu lama menunggu. Yang dibutuhkan masyarakat bukan lagi janji, tetapi tindakan nyata agar pelabuhan ini kembali aman digunakan,” tegas warga.(ard)