radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Jumat, 31 Juli 2026

Menkes Dukung Usulan Program Kesehatan Halut 2027, Pengembangan RSUD Tobelo Jadi Prioritas

RadarTimur.id, Jakarta – Upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) memperkuat layanan kesehatan mulai membuahkan hasil.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, memberikan dukungan terhadap sejumlah program prioritas yang diajukan Pemkab Halut untuk Tahun Anggaran 2027, dengan pengembangan RSUD Tobelo sebagai salah satu fokus utama.

Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Bupati Halut Piet Hein Babua bersama Menteri Kesehatan di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Pada pertemuan itu Bupati Piet hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan Selphianus H. Kaya dan Direktur RSUD Tobelo dr. Janta Bony. Sementara dari pihak kementerian hadir juga Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.

Dalam paparannya Bupati Piet menjelaskan kebutuhan penguatan layanan kesehatan di Halut, mulai dari pembangunan infrastruktur rumah sakit, pemenuhan tenaga medis spesialis hingga penyediaan peralatan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Salah satu usulan yang menjadi perhatian adalah pembangunan fisik RSUD Tobelo di atas lahan yang telah disiapkan pemerintah daerah. Pihaknya juga meminta dukungan pengoperasian layanan Cath Lab agar tindakan pemasangan ring jantung tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah. Untuk mewujudkan layanan tersebut, dibutuhkan tenaga dokter spesialis jantung (kardiolog) dan dokter spesialis radiologi.

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan bantuan pengadaan alat kesehatan berupa perangkat urologi dengan nilai sekitar Rp11 miliar serta mikroskop bedah saraf guna meningkatkan kapasitas pelayanan medis di RSUD Tobelo.

Atas usulan-usulan itu Bupati Piet mengatakan Menteri Kesehatan merespons positif seluruh usulan yang dipresentasikan. Bahkan, Kementerian Kesehatan akan mengupayakan agar program-program tersebut tetap masuk dalam skema Bantuan Alat Kesehatan (BAK) Tahun Anggaran 2027.

“Kementerian Kesehatan menyanggupi agar program Halmahera Utara masuk dalam usulan BAK Tahun 2027 yang sudah masuk dalam sistem. Harapan kami usulan tersebut tidak dihapus,” ujarnya.

Selain pengembangan rumah sakit, Pemkab Halut juga mengajukan rehabilitasi sejumlah puskesmas, pengadaan alat kesehatan, serta peningkatan status beberapa puskesmas menjadi puskesmas prototipe guna memperkuat pelayanan kesehatan dasar di tingkat kecamatan.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kesehatan juga mengapresiasi peran RSUD Tobelo yang selama ini menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat di Halmahera Utara maupun sejumlah kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku Utara.

“Menteri Kesehatan memberikan dukungan terhadap pengembangan RSUD Tobelo yang merupakan rumah sakit rujukan,” kata Bupati Piet.(val)