radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 6 Agustus 2026

Ingatkan Pengelolaan Dana Koperasi Desa Rp2,5 Miliar Harus Tepat Sasaran

RadarTimur.id, Ternate – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kepala desa saat membuka Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Lapangan Perikanan Bastiong, Kota Ternate, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta para kepala daerah, camat, dan kepala desa se-Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Sherly menyoroti pentingnya pengelolaan dana pengembangan usaha desa sebesar Rp2,5 miliar untuk setiap desa. Dana tersebut, menurutnya, harus dikelola secara profesional melalui perencanaan bisnis yang matang agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Jangan sampai dana yang begitu besar tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap desa harus memiliki perencanaan usaha yang jelas, terukur, dan sesuai dengan potensi daerah masing-masing,” tegas Sherly.

Gubernur juga meminta seluruh pemerintah kabupaten dan pemerintah desa memperkuat koordinasi dalam menyusun rencana pengembangan koperasi desa agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, Sherly mengingatkan pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat sehingga tidak terjadi distorsi informasi yang dapat menghambat pelaksanaan program.

Menurutnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan produktivitas desa, serta menciptakan lapangan kerja berbasis potensi lokal.

Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diminta bersinergi untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Maluku Utara.(ard)