Bupati Rusli Lantik Kades Sabala, Pesan Rangkul Masyarakat dan Fokus Bangun Desa
RadarTimur.id, Morotai – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, resmi melantik Mursyid Side Latukonsina sebagai Kepala Desa Sabala, Kecamatan Morotai Selatan, melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW).
Pelantikan yang berlangsung Senin (10/8/2026) tersebut menjadi awal bagi Mursyid untuk menjalankan amanah sebagai kepala desa dan melanjutkan pelayanan pemerintahan serta pembangunan di Desa Sabala.
Dalam sambutannya, Bupati Rusli Sibua berpesan kepada Mursyid dan seluruh kepala desa yang hadir agar menjadikan jabatan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran, ketulusan, dan kerja nyata.
“Ini sebuah jabatan, sebuah kepercayaan yang harus dijaga dengan jujur dan dijalankan dengan ketulusan. Jadikanlah jabatan ini sebagai jalan untuk mengabdi,” pesan Bupati Rusli.
Menurutnya, kepala desa memiliki tanggung jawab menghadirkan pelayanan kepada masyarakat, melanjutkan pembangunan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang dipimpinnya.
Bupati Rusli berharap Mursyid dapat membawa Desa Sabala menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik hingga masa akhir jabatannya.
“Jadi kepala desa yang baru dilantik ini, mungkin masa jabatannya tinggal kurang lebih empat tahun. Kita tidak perlu lagi membicarakan persoalan yang lalu. Urusan yang lalu biarlah berlalu,” ujarnya.
Dia menegaskan, dengan telah dilantiknya kepala desa yang baru, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama membangun Desa Sabala tanpa lagi memperdebatkan persoalan sebelumnya.
“Sekarang kita sudah lantik yang baru. Selamat bergabung dengan kepala desa lainnya,” kata dia.
Bupati Rusli menilai Mursyid bukan orang baru dalam pemerintahan desa. Sebelum dilantik sebagai kepala desa definitif melalui PAW, Mursyid telah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Sabala selama kurang lebih tiga bulan.
Selain itu, Mursyid memiliki latar belakang sebagai aparatur sipil negara (ASN), sehingga menurut Rusli, pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan bukan merupakan hal yang baru.
“Beliau sudah menjadi Plt kepala desa kurang lebih tiga bulan. Basic-nya ASN, jadi soal pemerintahan bukan hal yang baru lagi. Tinggal menyesuaikan dengan teman-teman kepala desa lainnya dalam bagaimana membangun desa masing-masing,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengingatkan, agar kepala desa mampu membangun komunikasi dan merangkul seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Ketua DPRD Pulau Morotai, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Morotai Selatan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Ketua Satgas Percepatan Pembangunan.(ksm)



