Merah Putih Diturunkan Khidmat di Tobelo Selatan, Ditutup dengan Pesona Budaya
RadarTimur.id, Tobelo Selatan – Upacara penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Kantor Camat Tobelo Selatan, Desa Kupa-Kupa, Senin sore (17/8/2026), berlangsung khikmat.
Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Sersan Ansar Tuasikal, anggota Babinsa Kodim 1508/Tobelo.
Upacara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat daerah. Di antaranya Sekretaris Daerah Halut Erasmus Joseph Papilaya, Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, Kepala Kejaksaan Negeri Rahmat, Dandim 1508/Tobelo Letkol Kavaleri Ramdhani Akbar, serta Camat Tobelo Selatan Antonius Uboro.
Suasana semakin khidmat ketika anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pilihan dari SMA Negeri 1 Halmahera Utara menjalankan prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih.
Setiap gerakan dilakukan secara presisi dan penuh disiplin, mengiringi detik-detik bendera kebangsaan perlahan diturunkan dari tiang. Lagu-lagu kebangsaan yang dibawakan tim paduan suara SMA Negeri 5 Halmahera Utara turut memperkuat suasana haru dan kebanggaan dalam prosesi tersebut.
Namun, penutupan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Tobelo Selatan tidak berhenti pada prosesi kenegaraan. Semangat kemerdekaan kemudian diterjemahkan melalui ekspresi budaya masyarakat.
Anak-anak Desa Kupa-Kupa tampil membawakan Tarian Jawa di hadapan para tamu dan masyarakat yang hadir. Penampilan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana keberagaman budaya Nusantara hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Halmahera Utara.
Dari lapangan upacara di Kupa-Kupa, pesan kemerdekaan pun terasa lengkap, Merah Putih diturunkan dengan penuh penghormatan, tetapi semangat persatuan tetap dikibarkan melalui kebersamaan dan keberagaman budaya.(val)



