radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Rabu, 19 Agustus 2026

PCNU Sula Serap Aspirasi Masyarakat Jelang Muktamar NU ke-35

RadarTimur.id, Sanana — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kepulauan Sula menggelar silaturahmi stakeholder sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sebagai bagian dari persiapan menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.

Kegiatan Selasa (18/8/2026) tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah stakeholder serta sahabat dan sahabati dari berbagai Badan Otonom (Banom) NU di Kabupaten Kepulauan Sula. Para peserta turut menyampaikan pandangan dan aspirasi terkait berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ketua PCNU Kabupaten Kepulauan Sula, Sarfudin Sapsuha, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder serta Banom NU yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut Sarfudin, Muktamar NU tidak semata-mata menjadi forum untuk memilih kepemimpinan organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk membawa gagasan dan aspirasi masyarakat dari berbagai daerah.

“Bagi kami NU Sula, Muktamar NU bukan cuma sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menjadi ruang untuk mengemas gagasan dan aspirasi masyarakat Sula untuk kami perjuangkan pada Muktamar nanti,” ungkap Sarfudin.

Safrudin mengatakan, sejumlah persoalan mendasar menjadi perhatian masyarakat Sula, terutama yang berkaitan dengan sektor pendidikan, kesehatan, serta perlindungan anak dari tindak pidana kekerasan dan pelecehan seksual.

“Kami ingin agar aspirasi masyarakat Sula terkait peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan dapat menjadi bagian dari gagasan yang kami bawa ke Muktamar,” ujarnya.

Selain persoalan pendidikan dan kesehatan, PCNU Kepulauan Sula memberikan perhatian serius terhadap kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa anak usia dini.

Sarfudin menegaskan, NU harus mampu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial yang ikut mengawal berbagai persoalan masyarakat.

“NU harus hadir bersama masyarakat. Aspirasi yang kami terima bukan hanya untuk didengar, tetapi harus dikawal dan diperjuangkan melalui ruang-ruang yang memungkinkan, termasuk dalam Muktamar NU ke-35,” pungkasnya.(var)