radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Senin, 31 Agustus 2026

Dua Jembatan Jalan Nasional di Morotai Masih Beralaskan Kayu, Satu Mulai Berlubang

RadarTimur.id, Morotai – Dua jembatan darurat di ruas jalan nasional yang menghubungkan Desa Cio Gerong–Libano menuju Desa Hapo, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, masih menggunakan susunan batang kayu sebagai badan jembatan. Salah satunya bahkan mulai berlubang dan membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan langsung RadarTimur.id, di lokasi, Minggu (30/8/2026), terdapat tiga jembatan berstatus darurat di jalur utama tersebut. Dua jembatan di antaranya masih menggunakan batang kayu yang disusun melintang, kemudian ditutup dengan material tanah timbunan.

Kondisi paling mengkhawatirkan terlihat pada salah satu jembatan. Bagian tengah badan jembatan mulai lapuk dan berlubang sehingga terdapat celah pada permukaan yang dilintasi kendaraan.

Lubang tersebut berpotensi membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor. Kendaraan roda empat yang melintas juga harus lebih berhati-hati karena kondisi permukaan jembatan tidak lagi sepenuhnya kokoh.

Ruas jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Morotai Jaya. Selain digunakan warga untuk mobilitas sehari-hari, jalur ini juga menjadi akses bagi kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat.

Kondisi jembatan darurat membuat warga dan sopir yang melintasi jalur tersebut berharap pemerintah segera melakukan penanganan. Mereka menilai pembangunan jembatan permanen diperlukan untuk menjamin keselamatan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Warga berharap pemerintah pusat melalui instansi yang menangani jalan nasional dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut. Pemerintah daerah juga diharapkan berkoordinasi agar persoalan jembatan darurat tidak berlarut-larut.

Bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur Cio Gerong–Libano–Hapo, keberadaan jembatan permanen bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan kebutuhan mendasar untuk menjamin akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Morotai Jaya.(ksm)