radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 3 September 2026

Rawat Potensi Wisata, Dispar Halut dan Lintas Sektor Bersihkan Pantai Luari

RadarTimur.id, Tobelo — Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara bersama Pemerintah Kecamatan Tobelo Utara dan Bhabinkamtibmas melakukan kerja bakti membersihkan kawasan wisata Pantai Luari, Kecamatan Tobelo Utara, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan pariwisata. Pemerintah menilai pengembangan destinasi tidak cukup hanya melalui promosi, tetapi harus diikuti perawatan kawasan secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Halmahera Utara, Jantje, mengatakan kerja bakti merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan wisata.

“Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan wisata. Selain menciptakan kawasan pantai yang bersih dan nyaman, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga destinasi wisata,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Halmahera Utara, Markus Aurmatin, menyebut Pantai Luari memiliki potensi besar sebagai ruang rekreasi masyarakat sekaligus destinasi yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Pantai Luari merupakan salah satu kekayaan Halmahera Utara dan memiliki potensi besar sebagai ruang rekreasi masyarakat sekaligus destinasi wisata yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat,” kata Markus.

Menurut Markus, potensi tersebut membutuhkan lingkungan yang bersih, tertata, dan dikelola secara berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak menjadi penting agar pengembangan Pantai Luari tidak hanya bertumpu pada pemerintah daerah.

Bhabinkamtibmas Tobelo Utara, AIPDA Jat Raimon Kori, mengatakan keamanan dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan destinasi wisata.

“Destinasi wisata yang berkembang membutuhkan bukan hanya infrastruktur, tetapi juga rasa aman, kepedulian warga dan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,” pungkasnya.

Camat Tobelo Utara, Taufik Siapu, mengatakan Pantai Luari tidak hanya menawarkan pasir, laut, dan panorama alam, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat Desa Luari dan warga Tobelo Utara secara luas.

“Pantai Luari bukan hanya berbicara tentang pasir, laut dan panorama. Ini juga menjadi ruang pembuktian sejauh mana semua pihak bersedia turun tangan menjaga potensi wisata Halmahera Utara. Wisata Pantai Luari sangat berdampak bagi ekonomi masyarakat Luari maupun masyarakat di Tobelo Utara serta mendukung pembangunan di Kabupaten Halmahera Utara,” ungkapnya.(val)