Bakulu Malamo FC Tembus Final Usai Singkirkan Persela Lalonga Lewat Adu Penalti
RadarTimur.id, Tobelo — Bakulu Malamo FC memastikan tiket ke partai final setelah melewati laga semifinal yang berlangsung sengit menghadapi Persela Lalonga di Lapangan Banau Kompi C 732.
Pertandingan yang berlangsung Jumat (18/9/2026), berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal sebelum tim kebanggaan Jazirah Ngaramabeno Loloda ini memastikan kemenangan melalui drama adu penalti.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil dengan tempo tinggi. Bakulu Malamo FC dari Desa Bakun Kecamatan Loloda Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) itu mampu memanfaatkan peluang lebih baik dan membuka keunggulan pada babak pertama melalui gol yang dicetak Yames nomor punggung 19. Keunggulan 1-0 untuk Bakulu FC bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persela Lalonga berusaha mengejar ketertinggalan. Serangan demi serangan dibangun untuk mencari gol penyama kedudukan, sementara Bakulu Malamo FC berupaya mempertahankan keunggulan.
Tekanan Persela akhirnya membuahkan hasil setelah terjadi pelanggaran pemain Bakulu Malamo FC di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih dan memberikan kesempatan kepada Persela Lalonga untuk menyamakan kedudukan.
Satria nomor punggung 16 yang dipercaya sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya. Bola bersarang di gawang Bakulu Malamo FC dan mengubah skor menjadi 1-1.
Kedudukan tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir. Laga pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam drama dari titik dua belas pas tersebut, satu penendang Bakulu Malamo FC yakni Roky dengan nomor punggunh 15 gagal mencetak gol. Namun, Persela Lalonga juga gagal memanfaatkan dua kesempatan melalui Ichon nomor 15 dan pemain nomor 9.
Hasil adu penalti akhirnya mengantarkan Bakulu Malamo FC sebagai pemenang dengan skor 4-3. Para pemain langsung merayakan keberhasilan tersebut bersama suporter yang memadati arena pertandingan.
Suasana kemenangan semakin meriah. Suporter dari Loloda tampak larut dalam kegembiraan dengan berjoget dan menyanyikan dukungan bagi tim kebanggaan mereka setelah memastikan tempat di partai puncak.
Perjalanan Bakulu Malamo FC menuju final juga mencatatkan hasil positif. Sejak babak penyisihan, Bakulu Malamo FC belum pernah menelan kekalahan dan hanya sekali bermain imbang. Hasil seri tersebut terjadi saat menghadapi Gortob, tim yang kembali akan menjadi lawan mereka pada pertandingan final.
Pertemuan kedua tim di final tentu akan menjadi laga yang berbeda. Bakulu Malamo FC membawa catatan belum terkalahkan, sementara Gortob menjadi satu-satunya tim yang mampu menahan mereka pada fase penyisihan.
Manajer sekaligus Kepala Desa Bakun, Nikanor Walala, mengatakan hasil pertandingan sepenuhnya dikembalikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Warga Loloda, khususnya masyarakat Desa Bakun, diharapkan terus memberikan dukungan dan doa untuk tim menghadapi laga final.
“Bola bulat. Tim Gortob juga pasti berharap kemenangan. Jadi, mari kita sama-sama berdoa untuk kemenangan di final nanti,” tutur Nikanor.
Sementara itu, pelatih Bakulu Malamo FC, Jupatris Wowe, mengatakan timnya akan mempersiapkan diri dengan baik sebelum menghadapi Gortob.
Persiapan tersebut mencakup kondisi fisik dan mental pemain agar dapat tampil maksimal pada partai puncak.
“Kami akan siapkan stamina dan mental tim dan berserah kepada Yang Maha Kuasa supaya bisa menang di final,” ujar Jupatris.
Kini, perhatian Bakulu FC sepenuhnya tertuju pada partai final. Setelah melewati semifinal penuh drama, mereka tinggal selangkah lagi untuk merebut gelar juara.(val)

