Potensi Kelautan Kao Dilirik Dunia, Jadi Pusat Riset Perikanan Internasional
RadarTimur.id, Tobelo — Potensi kelautan dan perikanan Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), kembali mendapat perhatian internasional.
Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat penelitian perikanan bertaraf internasional melalui kolaborasi Universitas Pattimura (Unpatti) dengan Pemerintah Kabupaten Halut.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi Tim Peneliti Kolaborasi Unpatti bersama Pemkab Halut di Ruang Meeting VIP Bupati, Rabu (16/9/2026). Pertemuan dipimpin Sekretaris Daerah Halut, E.J Papilaya, didampingi Asisten III, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Camat Kao.
Sekda menyatakan dukungan terhadap pengembangan pusat riset tersebut. Dukungan diarahkan pada kemudahan perizinan, penyiapan infrastruktur pendukung, serta pelibatan masyarakat pesisir dalam kegiatan penelitian dan pengembangan kawasan.
Dia menilai keberadaan pusat penelitian tidak hanya penting dari sisi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berpotensi memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat pesisir.
“Kecamatan Kao punya potensi perikanan yang sangat besar dan strategis. Jika ini dikelola dengan riset yang benar, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh nelayan dan masyarakat Halut. Pemkab pasti support penuh,” ujarnya.
Kawasan Kao selanjutnya diharapkan dapat menjadi laboratorium alam untuk pengembangan budidaya perikanan, konservasi laut, serta pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.
Pemkab Halut juga berharap program tersebut tidak berhenti pada kegiatan penelitian, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan masyarakat dan memperkuat posisi Kao sebagai salah satu kawasan pengembangan perikanan berbasis ilmu pengetahuan di Maluku Utara.(val)

