radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Selasa, 22 September 2026

Pencarian Nelayan Sambiki Memasuki Hari Kelima, Tim SAR dan Warga Terjang Cuaca Buruk

RadarTimur.id, Morotai — Pencarian terhadap Kamaludin Bunga alias Foni (41), nelayan asal Desa Sambiki, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, memasuki hari kelima, Senin (21/9/2026). Hingga kini, Kamaludin yang dilaporkan hilang saat melaut belum berhasil ditemukan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai bersama Tim SAR Gabungan dan warga terus melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan yang diperkirakan menjadi jalur atau lokasi terakhir keberadaan korban.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pulau Morotai, Fahri Abdul Azis, mengatakan upaya pencarian masih dilakukan secara maksimal meski tim menghadapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Yang jelas, sampai saat ini masih terus ada upaya pencarian masif di lapangan,” ujar Fahri saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).

Fahri mengakui, hingga hari kelima pencarian belum membuahkan hasil. Kondisi gelombang laut dan cuaca buruk menjadi kendala utama dalam proses penyisiran.

“Sampai saat ini hasilnya masih nihil. Proses pencarian memang terkendala serius oleh kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Akan tetapi, kami bersama seluruh unsur tim berkomitmen untuk terus berupaya secara maksimal,” katanya.

Kamaludin dilaporkan pergi melaut pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIT. Saat itu, korban bertolak seorang diri dari pesisir Desa Sambiki menuju area rumpon untuk mencari ikan tuna.

Namun, Kamaludin tidak kunjung kembali hingga waktu yang diperkirakan. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang dan memicu pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan menghadapi kendala jarak pandang yang menurun hingga di bawah 200 meter akibat cuaca buruk. Kondisi tersebut menyulitkan proses pengamatan sekaligus meningkatkan risiko bagi personel yang melakukan penyisiran di laut.

Untuk memperluas peluang penemuan, Tim SAR Morotai memperluas radius pencarian hingga ke wilayah perairan Bere-Bere. Dukungan armada tambahan dari Ternate juga disiapkan untuk membantu proses penyisiran.

Langkah tersebut dilakukan menyusul kapal operasional dari Tobelo yang masih menjalani perawatan atau docking sehingga belum dapat digunakan untuk mendukung operasi pencarian.

Hingga Senin sore, Pemda Pulau Morotai, Tim SAR Gabungan dan warga masih terus melakukan pencarian. Upaya tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan.(ksm)