KNPI Morotai Desak Sikap DPRD, Jangan Tumbalkan Hak Anak Yatim, Janda, dan Lansia Demi PT MMC
RadarTimur.id, Morotai — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Morotai mendesak DPRD Pulau Morotai mempertahankan alokasi anggaran untuk masyarakat rentan di tengah rencana penyelesaian kewajiban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morotai kepada PT Morotai Marine Culture (MMC) senilai Rp92,5 miliar.
Ketua DPD KNPI Pulau Morotai, Fijai Ali, meminta DPRD menggunakan fungsi anggaran dan pengawasan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, terutama penerima program perlindungan sosial seperti lansia, janda, serta anak yatim dan piatu.
Sorotan tersebut muncul menyusul dinamika penyelesaian kewajiban daerah yang berkaitan dengan putusan perkara perdata antara Pemkab Pulau Morotai dan PT MMC. KNPI menilai setiap kebijakan penyesuaian APBD perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat yang bergantung pada program bantuan pemerintah.
“DPRD harus menunjukkan ketegasan sikap politik yang berpihak pada rakyat kecil. Jangan sampai hak-hak kaum rentan, anak yatim, para janda, dan lansia ditumbalkan demi memuluskan pembayaran kewajiban kepada korporasi,” tegas Fijai dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab memastikan kebijakan anggaran tidak mengurangi jaring pengaman sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, setiap rencana pergeseran atau rasionalisasi anggaran harus dilakukan secara hati-hati dan terbuka.
Fijai juga meminta Pemkab dan DPRD mencari alternatif penyelesaian kewajiban tersebut tanpa mengorbankan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat miskin dan kelompok rentan.
“Jangan sampai penyelesaian persoalan kewajiban daerah justru dibebankan kepada masyarakat yang paling membutuhkan perhatian pemerintah,” ujarnya.
Lebih Lanjut dia mengaku, KNPI Morotai menyatakan akan terus mengawal pembahasan kebijakan anggaran terkait persoalan tersebut. Jika kebijakan yang diambil dinilai menggerus alokasi untuk masyarakat rentan, KNPI menyatakan siap mengonsolidasikan pemuda dan masyarakat untuk menyampaikan sikap secara terbuka.(ksm)

