Ekonomi Halut Tumbuh, Bupati Piet Diundang Isi Kuliah Umum di UGM
RadarTimur.id, Tobelo — Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Halmahera Utara yang mencapai 11,05 persen pada Semester I 2026 membawa Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua ke forum akademik Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Bupati Piet dijadwalkan menjadi guest lecturer dalam kuliah umum yang digelar UGM pada Kamis (1/10/2026), pukul 13.00–15.00 WIB, di Ruang Sidang Turing, Gedung S1 Lantai 2, FMIPA UGM.
Dalam forum tersebut, dia akan memaparkan pengalaman Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam mendorong transformasi ekonomi daerah melalui pengembangan dan hilirisasi komoditas lokal. Materi utama yang dibahas mencakup hilirisasi kelapa dan pala serta tata kelola ekspor.
Kuliah umum itu mengangkat tema “Transformasi Ketahanan Ekonomi Daerah Melalui Percepatan Hilirisasi Kelapa dan Pala serta Tata Kelola Ekspor di Kabupaten Halmahera Utara”.
Undangan tersebut berkaitan dengan perhatian terhadap kebijakan pembangunan ekonomi Halmahera Utara, terutama strategi meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
Pengalaman tersebut sebelumnya juga dibawanya dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI.
Dalam forum KPPD, Bupati Piet dipercaya menjadi salah satu pemateri untuk memaparkan pengalaman Halmahera Utara dalam mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Data BPS yang dipaparkan dalam rangkaian kegiatan tersebut mencatat pertumbuhan ekonomi Halmahera Utara sebesar 11,05 persen pada Semester I 2026.
Capaian itu menunjukkan perubahan dibandingkan kondisi sebelumnya. Saat awal kepemimpinannya, pertumbuhan ekonomi Halmahera Utara tercatat minus 0,10 persen. Angka tersebut kemudian bergerak ke kisaran 3,85–3,95 persen sepanjang 2025 sebelum mencapai 11,05 persen pada Semester I 2026.
Salah satu kebijakan yang menjadi bagian dari transformasi tersebut adalah hilirisasi kelapa. Pemerintah daerah mendorong pengolahan komoditas di daerah untuk meningkatkan nilai tambah, memperkuat industri pengolahan, memperluas pasar, menjaga posisi petani dalam rantai nilai, sekaligus membuka peluang kerja.
Kebijakan hilirisasi kelapa tersebut sebelumnya mendapat penghargaan CNN Indonesia Awards 2025 melalui kategori Regional Leading Product Policy through Coconut Downstreaming with Export Value in North Halmahera Regency. Penghargaan itu diterima Piet pada 31 Oktober 2025.
Pada Februari 2026, Bupati Piet juga menerima penghargaan Golden Leader Indonesia 2026 dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyebut penghargaan tersebut berkaitan dengan inovasi hilirisasi kelapa yang dikembangkan di daerah.
Berbagai pengalaman tersebut akan menjadi bagian dari materi yang dibawanya ke forum UGM.
Kuliah umum ini sekaligus menjadi ruang akademik agar mahasiswa dan peserta untuk memperoleh wawasan mengenai hilirisasi, kebijakan ekonomi daerah, pembangunan berkelanjutan, serta peluang riset dan kolaborasi.
Pendaftaran peserta dijadwalkan ditutup pada 30 September 2026 melalui kode QR pada poster resmi kegiatan. Panitia juga menyediakan fasilitas makan siang gratis bagi peserta.(val)

