Mewakili Bupati Halut, Sekda Buka Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Tobelo
RadarTimur.id, Halut – Kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang dipusatkan di Pelabuhan Tobelo, Sabtu (28/02/26), mendapat sambutan positif dari ribuan warga yang turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih lingkungan.
Mengusung tema Gerakan Kolaborasi Nasional ASRI, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, yang diwakili Sekretaris Daerah, E.J. Papilaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L Gaol, Kepala Kejaksaan Negeri Halut Bambang Sunoto, Kasat Sabara Polres Halut Iptu Rojiono Tjuluku, Fuel Terminal Manager PT Pertamina Kupa-kupa Sutrisno, perwakilan NHM Dodi Panudu, perwakilan PT NICO Alex, para camat, Dan Posal Tobelo Lettu Laut (P) Mario Yohanes Latumahina, Dan Sub Denpom XV/1-1 Tobelo Letda Cpm Irwansyah K, WKRI Cabang Sta. Maria Tobelo, personel Kodim 1508/Tobelo, personel Polres Halut, instansi terkait, para pelajar, tim Satgas Marahai, serta masyarakat umum.
Ketua panitia yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halut, Yudhiahart Noya, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden terkait penanganan dan pembersihan sampah secara nasional.
“Beberapa hari lalu kami mengikuti Rakornas Pembahasan Sampah, dan Indonesia termasuk tujuh negara terkotor di dunia. Karena itu kegiatan yang kita laksanakan hari ini akan dilaporkan ke pimpinan sebagai bukti komitmen daerah,” ungkap Yudhiahart.
Dia juga menambahkan, pihaknya telah menyiapkan keranjang sampah yang akan dibagikan ke seluruh instansi sebagai upaya membangun budaya tertib membuang sampah.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda E.J. Papilaya, ditegaskan bahwa momentum HPSN yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan harus dimaknai sebagai bagian dari penguatan iman dan kepedulian terhadap kebersihan.
“Di bulan puasa ini, kegiatan bersih-bersih adalah bagian dari iman. Mari kita hayati makna kebersihan untuk mewujudkan Kota Tobelo yang benar-benar Marahai. Untuk mencapainya tentu butuh proses dan komitmen bersama,” ujar Papilaya.
Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan agar budaya tidak membuang sampah sembarangan dapat menjadi pola hidup sehari-hari.
Menurutnya, melalui gerakan kolaboratif ini, diharapkan Halmahera Utara dapat menjadi salah satu kabupaten yang bersih dan asri di Maluku Utara.
“Untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah, setiap minggu harus ada satu hari khusus untuk kegiatan pembersihan di lingkungan kerja masing-masing sebagai wujud tanggung jawab terhadap lingkungan,” tegasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan simbolis box sampah dari Dinas Lingkungan Hidup kepada pihak PLN Tobelo sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kebersihan berkelanjutan. (kro)

