BI Malut Siapkan Rp933 Miliar Uang Layak Edar Jelang Idul Fitri 1447 H
RadarTimur.id, Ternate – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara menyiapkan dana sebesar Rp933 miliar guna memastikan ketersediaan uang layak edar (ULE) bagi masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Handi Susila, mengatakan jumlah tersebut telah dihitung secara matang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam penukaran uang pecahan selama Ramadan hingga Lebaran.
“Tahun ini jelang Idul Fitri BI sudah mengalokasikan dana sebesar Rp933 miliar untuk memenuhi ketersediaan uang layak edar. Semua sudah dihitung dan diprediksi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku Utara, terutama penukaran uang pecahan,” ungkap Handi dalam siaran persnya, Kamis (4/3).
Dia menjelaskan, hingga pembukaan Malut Halal Fair 2026 yang digelar BI pada Rabu kemarin, penyerapan dana tercatat mencapai Rp149,498 miliar atau sekitar 16,02 persen dari total pagu yang disiapkan.
Dari total dana Rp933 miliar tersebut, realisasi yang telah berjalan mencapai Rp498 miliar. Angka ini terdiri dari penarikan uang oleh perbankan sebesar Rp132,469 miliar serta penukaran langsung oleh masyarakat sebesar Rp17,029 miliar.
Menurutnya, BI memastikan seluruh uang rupiah yang beredar di Maluku Utara merupakan uang layak edar melalui program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri).
“Kami pastikan setiap lembar rupiah yang beredar di Maluku Utara adalah uang layak edar. Melalui program SERAMBI, kami tidak hanya menyediakan uang fisik, tetapi juga memastikan distribusinya merata hingga ke perbankan sehingga kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri dapat terpenuhi,” ujarnya.
Selain itu, BI Maluku Utara juga mengimbau masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang pecahan untuk mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR atau situs www.pintar.bi.go.id
Layanan penukaran uang pecahan mulai dibuka di Gedung Duafa Center, Kota Ternate, dengan masyarakat diwajibkan membawa KTP serta bukti pemesanan penukaran uang. Pendaftaran penukaran uang tersebut dibuka hingga 6 Maret 2026.(red)

