radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Minggu, 16 Agustus 2026

Kebakaran Hanguskan Pangkalan Kayu Udiffa, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

RadarTimur.id, Ternate — Kebakaran menghanguskan area usaha Pangkalan Kayu Udiffa di Kelurahan Sangadji Utara, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiel diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 06.30 WIT setelah M. Guntur (23), penjaga tempat tela press yang berada di sebelah lokasi kejadian, melihat kobaran api muncul dari bagian belakang Pangkalan Kayu Udiffa.

Melihat api semakin membesar, Guntur kemudian menghubungi pemilik tempat tela press untuk menyampaikan kejadian tersebut sekaligus meminta agar Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate segera dihubungi.

Sebanyak tiga unit kendaraan pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin meluas ke bangunan maupun tempat usaha di sekitar lokasi.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.25 WIT. Setelah proses pemadaman selesai, petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Ternate melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Ekan Mukadar mengatakan, olah TKP dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti yang dapat membantu penyelidikan penyebab kebakaran.

“Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Untuk penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Ternate telah melaksanakan olah TKP untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujar Ekan.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kebakaran terjadi, penjaga Pangkalan Kayu Udiffa, Sultan (24), bersama rekannya masih melakukan aktivitas di lokasi. Keduanya diketahui melakukan pembongkaran kayu yang baru tiba sekitar pukul 22.00 WIT untuk dijadikan stok di pangkalan.

Aktivitas tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 04.00 WIT. Setelah selesai membongkar kayu, Sultan bersama rekannya duduk di depan pangkalan sambil merokok dan berbincang-bincang.

Sekitar pukul 04.15 WIT, keduanya meninggalkan lokasi setelah memastikan kondisi pangkalan dalam keadaan aman dan kondusif. Namun, sekitar dua jam kemudian, kobaran api terlihat dari bagian belakang pangkalan.

Pangkalan Kayu Udiffa diketahui merupakan tempat usaha milik Munaya (32), warga Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan. Kerugian akibat kebakaran untuk sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sementara kondisi di sekitar lokasi kejadian setelah api berhasil dipadamkan dilaporkan aman dan terkendali.(ard)