radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Minggu, 16 Agustus 2026

Bupati Halut Hadiri Kenal Pamit Kajati Maluku Utara, Dorong Penguatan Sinergi Penegakan Hukum

RadarTimur.id, Tobelo — Bupati Halmahera Utara (Halut), Piet Hein Babua, menghadiri acara Ramah Tamah dan Kenal Pamit Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara yang berlangsung di Hotel Bella, Ternate, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan Kejati Maluku Utara dari Sufari kepada Roberthus Melchisedek Tacoy. Acara turut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Ketua DPRD Maluku Utara, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Trywinarto, para bupati dan wali kota serta jajaran Forkopimda.

Kehadiran Bupati Piet Hein Babua menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Halut dengan aparat penegak hukum. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kajati baru sekaligus terima kasih atas pengabdian Sufari selama menjalankan tugas di Maluku Utara, termasuk dalam wilayah hukum Halmahera Utara.

Bupati Piet berharap pergantian kepemimpinan tersebut dapat semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan.

Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan agar penegakan hukum berjalan secara adil, transparan, sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program strategis pembangunan daerah.

“Memperkuat sinergi, kolaborasi dan koordinasi antara Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum,” ujar Piet Hein Babua.

Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengajak Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Kejati Maluku Utara untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kepastian hukum serta mengawal pembangunan daerah.

Dia menilai Kejati memiliki peran strategis, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mencegah potensi persoalan hukum dalam pelaksanaan pembangunan.

Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada Sufari atas pengabdian dan pendampingannya selama sekitar sembilan bulan, “Jajaran Kejati turut berperan dalam mitigasi risiko hukum, pencegahan korupsi, penanganan konflik sosial, serta pendampingan sejumlah program pemerintah, termasuk program Jaga Desa,” ujar dia.

Kepada Roberthus M. Tacoy, Gubernur menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan sinergi yang telah terbangun. Herharapnya pendampingan serta pembinaan hukum yang edukatif tetap diberikan kepada pemerintah daerah, termasuk para bupati dan wali kota di sepuluh kabupaten/kota di Maluku Utara.

Kajati Maluku Utara Roberthus M. Tacoy yang hadir bersama istrinya, Sumarni Tacoy, menyatakan kesiapan melanjutkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda, “Kami meminta dukungan berupa masukan, bimbingan dan kerja sama dari seluruh pihak dalam menjalankan tugas di Maluku Utara,” kata dia.

Sementara itu, Sufari selanjutnya mendapat penugasan sebagai Inspektur II Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI. Dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kebersamaan selama sembilan bulan memimpin Kejati Maluku Utara.

“Masa lalu menjadi kenangan atas kebersamaan dan kolaborasi, masa kini menjadi ruang untuk melanjutkan pengabdian di tempat baru, sedangkan masa depan diisi dengan doa dan harapan,” pungkas Sufari.(val)