Bupati Halut Ikuti Kursus Lemhannas RI Bersama 29 Kepala Daerah
RadarTimur.id, Tobelo — Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Kegiatan yang berlangsung di Lemhannas RI dan Hotel St. Regis Jakarta tersebut dijadwalkan pada 2–12 September 2026. Piet Hein Babua menjadi salah satu dari 29 kepala daerah yang mengikuti program pemantapan kepemimpinan tersebut.
Dari Maluku Utara, selain Bupati Halmahera Utara, KPPD Angkatan IV juga diikuti Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba. Keikutsertaan dua kepala daerah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman kepemimpinan daerah dalam kaitannya dengan kepentingan nasional.
KPPD dirancang untuk memperkuat wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, kepemimpinan strategis, serta integritas para kepala daerah. Materi yang diberikan diarahkan agar peserta mampu melihat persoalan pembangunan secara komprehensif dan menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda nasional.
Dalam pembukaan kegiatan, Wakil Menteri Dalam Negeri III, Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus, menekankan pentingnya kepemimpinan holistik bagi kepala daerah. Menurutnya, pemimpin daerah perlu menghindari ego sektoral agar kebijakan yang dihasilkan dapat mendukung ketahanan nasional secara berkelanjutan.
“Diharapkan peserta mampu mewujudkan gagasan perubahan menjadi kebijakan nyata, bukan sekadar memperoleh sertifikat,” tegas Akhmad Wiyagus.
Plt. Kepala BPSDM Kemendagri, Andi Ony, menyampaikan bahwa KPPD diarahkan untuk membentuk pemimpin yang visioner. Peserta juga diwajibkan menyusun rencana aksi strategis daerah sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menekankan pentingnya integritas dan karakter etis dalam kepemimpinan daerah. Menurutnya, integritas merupakan salah satu fondasi dalam membangun ketahanan dan kemandirian daerah.
Pendekatan multidisiplin dengan perspektif ketahanan nasional juga dinilai penting agar kepala daerah mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sekaligus memastikan kebijakan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dan dilaksanakan secara berintegritas.
Pembukaan KPPD Angkatan IV Tahun 2026 turut dihadiri Wakil Gubernur Lemhannas Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma beserta jajaran Lemhannas RI dan para kepala daerah peserta kursus.
Bagi Halmahera Utara, keikutsertaan Bupati Piet Hein Babua dalam KPPD menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan kepemimpinan strategis dan memperkuat perspektif dalam mengelola pemerintahan serta pembangunan daerah.(val)

