radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 28 Mei 2026

Bupati Rusli Sibua Rayakan Idul Adha dengan Cara Berbeda, Datangi Forkopimda Satu per Satu

Kasim Bungan (Reporter Morotai)

RadarTimur.id, Morotai — Malam sebelum Idul Adha, langit Morotai diguyur hujan deras disertai angin kencang. Sebagian warga sempat khawatir pelaksanaan Salat Id keesokan paginya terganggu. Namun Rabu pagi itu, cuaca perlahan berubah bersahabat.

Langit cerah membentang di atas Lapangan Bangsaha, menghadirkan suasana sejuk yang menyambut ribuan warga datang menunaikan Salat Idul Adha.

Di tengah gema takbir yang berkumandang, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua berdiri bersama masyarakat tanpa jarak.

Dia larut dalam suasana khidmat yang dipenuhi doa dan harapan warga. Momen itu terasa sederhana, tetapi hangat dan membekas bagi banyak orang yang hadir pagi itu.

Usai salat Id, Rusli Sibua menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia berbobot 800 kilogram kepada Imam Masjid Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan.

Bagi Bupati Rusli, makna Idul Adha tidak berhenti pada seremoni penyerahan kurban. Dengan pakaian putih yang masih melekat usai salat Id, dirinya langsung menuju pendopo untuk mempersiapkan agenda silaturahmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ada pemandangan berbeda pada Idul Adha ini. Jika biasanya para pejabat datang bersilaturahmi ke rumah bupati, Rusli Sibua justru memilih mendatangi para pimpinan Forkopimda satu per satu.

Sekitar pukul 09.30 WIT, Bupati Rusli dengan penampilan sederhana mengenakan kemeja putih dan sarung hitam bermotif batik bersama Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali dan sejumlah pimpinan OPD, bergerak dari pendopo.

Tujuan pertama rombongan adalah Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai. Di sana, mereka disambut Kepala Kejaksaan Negeri, Kristanto Trinoviandri bersama jajaran kejaksaan. Suasana hangat langsung terasa di ruang kerja Kajari. Obrolan ringan, tawa kecil, dan sapaan khas Lebaran mengalir tanpa sekat formalitas.

Dari Kejaksaan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Polres Pulau Morotai. Aroma khas daging kurban memenuhi halaman Mapolres saat Kapolres AKBP drh. Dedi Wijayanto menyambut kedatangan Bupati.

Di lokasi itu, Rusli turut menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban, termasuk sapi bantuan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Perjalanan silaturahmi berlanjut ke Lanud Leo Wattimena dan Lanal Morotai. Di dua tempat itu, suasana terasa seperti pertemuan keluarga besar. Hidangan Lebaran tersaji sederhana, sementara para prajurit, pejabat daerah, dan pimpinan instansi duduk bercengkerama penuh keakraban.

Bahkan di Lanal Morotai, Danlanal Letkol Laut (P) Benie Hermawan turut menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting.

Menjelang siang, rangkaian silaturahmi ditutup di Makodim 1514/Morotai. Namun hari itu belum selesai bagi Rusli Sibua. Dirinya kembali melanjutkan agenda open house di kediaman pribadinya di Desa Muhajirin.

Rumah itu berubah menjadi ruang perjumpaan tanpa sekat. Warga dari berbagai desa datang silih berganti, duduk bercengkerama, sementara anak-anak berlarian di halaman rumah.

“Di momen lebaran ini kita saling bersilaturahmi, jaga keamanan dan kenyamanan daerah,” ucap Bupati Rusli, di sela-sela menjamu tamu yang hadir.

Suasana semakin hidup ketika kelompok Yanger lintas agama memainkan musik tradisional khas Morotai. Alunan musik itu seolah menjadi simbol persaudaraan masyarakat yang tetap terjaga di tengah keberagaman.

Dari seluruh rangkaian Idul Adha hari itu, yang paling membekas bukanlah seremoni ataupun agenda resmi pemerintahan, melainkan ketulusan seorang pemimpin yang memilih hadir lebih dekat dengan masyarakatnya.(*)