radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Minggu, 24 Mei 2026

Bupati Rusli Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

RadarTimur.id, Morotai — Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Rusli Sibua, terus menunjukkan komitmennya dalam membuka aksesibilitas transportasi guna mempercepat pemerataan ekonomi dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Setelah mendorong pembukaan dan subsidi penerbangan Wings Air rute Morotai–Ternate, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai kini juga membuka jalur transportasi laut Morotai–Tobelo melalui rencana pengoperasian KM Dodola Express.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan kepastian akses transportasi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Untuk jalur udara, Bupati Rusli secara khusus meminta agar harga tiket Wings Air rute Morotai–Ternate dan sebaliknya dapat ditekan hingga berada di kisaran Rp650 ribu per penumpang melalui mekanisme subsidi pemerintah daerah.

“Pembukaan aksesibilitas adalah kebutuhan utama Morotai sebagai kawasan ekonomi khusus dan destinasi prioritas nasional. Karena itu pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau,” kata Rusli Sibua, Sabtu (25/5/2026).

Menurut dia, keterjangkauan harga tiket pesawat menjadi faktor penting untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, kunjungan wisatawan, hingga memperkuat aktivitas ekonomi daerah.

Selain jalur udara, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai juga mulai membuka akses transportasi laut melalui pengoperasian KM Dodola Express yang akan melayani rute Morotai–Tobelo setiap hari.

Bupati Rusli menjelaskan, kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Morotai menuju Tobelo pada pukul 09.00 WIT dan kembali dari Tobelo menuju Morotai pada pukul 14.00 WIT.

Dengan adanya jadwal tetap tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh kepastian transportasi menuju Morotai maupun Tobelo.

“Selama ini kalau orang mau ke Morotai masih mencari-cari transportasi karena tidak ada kepastian jadwal keberangkatan. Pemerintah daerah ingin memberikan kepastian kepada masyarakat dan pelaku usaha bahwa transportasi selalu tersedia,” ujarnya.

Dia mengatakan, keberadaan transportasi yang pasti dan terjadwal menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperlancar arus barang dan jasa di Morotai.

Sementara itu, tarif KM Dodola Express direncanakan berada pada kisaran Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per penumpang. Meski demikian, tarif tersebut masih berpotensi diturunkan apabila hasil perhitungan biaya operasional memungkinkan.

KM Dodola Express sendiri memiliki kapasitas sekitar 50 penumpang dengan dukungan mesin berkekuatan 500 PK.

Kapal cepat tersebut diperkirakan mampu menempuh perjalanan Morotai–Tobelo dalam waktu kurang dari satu jam pada kecepatan normal. Sementara pada kecepatan tinggi, waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar 30 menit.(ksm)