radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Selasa, 25 Agustus 2026

Wabup Morotai Dorong ASN Adopsi Nilai Kenabian demi Pelayanan Publik Berkualitas

RadarTimur.id, Morotai—Wakil Bupati (Wabup) Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai untuk melakukan transformasi mental dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Wabup Rio meminta nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dijadikan kompas moral bagi ASN dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Rio dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang mengusung tema “Transformasi Nilai Kenabian Menuju Birokrat Profetik” di Aula Kantor Bupati Morotai, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Rektor Universitas Pasifik Morotai, Irfan Hi. Abd Rahman yang menyampaikan tausiyah. Hadir pula sejumlah tokoh agama, masyarakat, dan pemuda.

Dalam sambutannya, Wabup Rio mengatakan tema Maulid tersebut relevan dengan kebutuhan reformasi birokrasi. Menurutnya, birokrasi tidak boleh hanya mengejar capaian administratif, tetapi harus dibangun di atas fondasi moral dan etika.

Nabi Muhammad SAW, kata Wabup Rio, merupakan teladan kepemimpinan yang mengedepankan kejujuran, amanah, kecerdasan, keadilan, serta kasih sayang dalam membangun kehidupan masyarakat.

“Menjadi birokrat profetik berarti bertransformasi menjadi aparatur yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga berintegritas tinggi, melayani dengan ketulusan hati, serta menempatkan kemaslahatan masyarakat di atas segalanya,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan bahwa Morotai merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya. Karena itu, ASN dituntut menjadi bagian penting dalam menjaga toleransi dan kerukunan masyarakat.

Menurutnya, birokrat profetik harus mampu menjadi teladan dalam merawat perbedaan, menghindari diskriminasi, serta memberikan pelayanan secara adil kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Optimistis penerapan nilai-nilai kenabian dalam birokrasi secara konsisten dapat memperkuat integritas aparatur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ketika birokrasi memiliki integritas dan ketulusan dalam melayani, kepercayaan masyarakat juga akan tumbuh,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran Pemkab Pulau Morotai untuk melakukan refleksi terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Transformasi nilai kenabian, lanjutnya, harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehingga birokrasi mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas dan ikut mendorong terwujudnya Morotai yang unggul, adil, dan sejahtera.(ksm)