Jelang Konfercab V GP Ansor Kota Ternate, Sosok Irfandi R. Hi. Mustafa Mulai Mencuri Perhatian
RadarTimur.id, Ternate — Nama Irfandi R. Hi. Mustafa mulai mencuri perhatian menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) V Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Ternate yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 September 2026.
Secara kultur organisasi, Irfandi memiliki rekam jejak yang cukup dekat dengan lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Sejak menjadi mahasiswa, Irfandi aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi kemahasiswaan yang memiliki hubungan historis dan ideologis dengan NU.
Keterlibatan dalam dunia kaderisasi tersebut kemudian berlanjut melalui aktivitas akademiknya di Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara. Posisi sebagai dosen membuat aktivitas Irfandi tidak hanya berada pada ruang organisasi, tetapi juga bersentuhan dengan pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
Pengalaman organisasi dan latar belakang akademik tersebut menjadi modal yang membuat nama Irfandi mulai diperhitungkan dalam bursa kepemimpinan GP Ansor Kota Ternate. Karakter disiplin, tegas, serta kemampuan berpikir kritis dinilai relevan dengan kebutuhan organisasi kepemudaan yang menghadapi dinamika sosial semakin kompleks.
Selain aktif sebagai akademisi, Irfandi juga dikenal sebagai penulis dan peneliti muda. Fokus pada bidang ilmu pendidikan membuat aktivitas keilmuannya cukup dekat dengan isu pengembangan kapasitas manusia, termasuk pendidikan dan penguatan kualitas generasi muda.
Rekam jejak tersebut menempatkan Irfandi pada persimpangan antara aktivisme, akademisi, dan kerja sosial. Kemampuan komunikasi serta pengalaman melakukan sosialisasi dan edukasi menjadi modal lain yang dapat dikembangkan dalam memperkuat peran GP Ansor di tengah masyarakat.
Dalam konteks Konfercab V, figur pemimpin GP Ansor tidak hanya dituntut mampu mengelola organisasi secara internal, tetapi juga harus mampu membaca perubahan sosial dan menerjemahkannya ke dalam program yang relevan bagi kader dan masyarakat.
Karena itu, kemunculan nama Irfandi menambah dinamika bursa kepemimpinan GP Ansor Kota Ternate. Namun, kuat atau tidaknya peluang tersebut tetap akan bergantung pada dukungan kader dan proses politik organisasi yang berlangsung dalam Konfercab.
Jika mendapat kepercayaan memimpin, tantangan Irfandi bukan sekadar menjaga tradisi kaderisasi, tetapi juga menerjemahkan pengalaman organisasi dan kapasitas akademiknya ke dalam program konkret yang menyentuh kebutuhan kader, pemuda, dan masyarakat.
GP Ansor Kota Ternate kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan. Di tengah kebutuhan menjaga tradisi sekaligus membuka ruang inovasi, Irfandi R. Hi. Mustafa menjadi salah satu nama yang mulai diperhitungkan dalam dinamika tersebut.(ard)

