radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 15 Oktober 2026

Rusli Sibua Nahkodai Golkar Morotai 2026–2031, Konsolidasi Organisasi Jadi Prioritas

RadarTimur.id, Morotai — Rusli Sibua resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Pulau Morotai periode 2026–2031.

Bupati Pulau Morotai tersebut mendapat kepercayaan memimpin partai berlambang pohon beringin itu melalui Musyawarah Daerah (Musda) V yang digelar Senin (13/10/2026) malam.

Musda berlangsung di Auditorium DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, dengan mengusung tema “Golkar Solid, Indonesia Maju, Morotai Sejahtera”. Terpilihnya Rusli menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi dan meningkatkan peran Golkar dalam pembangunan daerah.

Sejumlah pejabat daerah dan pengurus partai menghadiri agenda tersebut, di antaranya Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane, Sekretaris Daerah M. Umar Ali, Ketua Harian DPD I Golkar Maluku Utara Ikram M. Sangadji, Sekretaris DPD I Golkar Maluku Utara Arifin Jafar, unsur Forkopimda, serta kader Golkar dari berbagai wilayah di Morotai.

Pergantian kepemimpinan itu sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Fahri Haerudin yang telah memimpin Golkar Morotai selama dua periode. Fahri menerima hasil Musda dan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan selama menjalankan tanggung jawab di partai.

“Terima kasih telah mempercayakan saya selama dua periode. Hati ini akan tetap kuning, sampai kapan pun tetap kuning. Golkar sudah memberikan terlalu banyak untuk saya,” kata Fahri.

Fahri juga menyambut positif terpilihnya Rusli. Dia menilai dukungan terhadap Rusli tidak hanya berasal dari internal DPD II Golkar Morotai, tetapi juga pengurus DPD I Golkar Maluku Utara dan masyarakat setempat.

Dalam pidato perdananya, Rusli menekankan bahwa kepemimpinan partai harus berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, Golkar memiliki tanggung jawab untuk menjadi wadah perjuangan aspirasi rakyat sekaligus melahirkan pemimpin yang mampu menjalankan amanah secara bertanggung jawab.

“Saya memahami Golkar adalah ruang pengabdian, perjuangan aspirasi rakyat, dan pembentukan nilai kepemimpinan. Perjuangan bukan tentang kekuasaan, tapi kesetiaan pada cita-cita dan tanggung jawab kepada rakyat,” ujarnya.

Rusli juga mendorong seluruh partai politik membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah. Kerja sama antarkekuatan politik dinilai penting untuk mendukung agenda pembangunan serta mewujudkan Pulau Morotai yang adil, makmur, dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua Harian DPD I Golkar Maluku Utara Ikram M. Sangadji menjelaskan, penempatan kepala daerah sebagai ketua partai di tingkat kabupaten merupakan bagian dari strategi penguatan organisasi. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas internal, meningkatkan daya tawar politik, serta membuka ruang konsolidasi yang lebih luas.

Ikram juga mengingatkan agar pelaksanaan Musda mengedepankan musyawarah dan mufakat demi menjaga persatuan kader. Selain memperkuat struktur organisasi, dia menegaskan komitmen Golkar mendukung program hilirisasi yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Musda harus berjalan smooth, musyawarah mufakat. Golkar mendukung penuh program hilirisasi yang selaras dengan kebijakan pusat,” pungkasnya.(ksm)