radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Rabu, 9 September 2026

Bupati Piet Tepati Janji, Jalan Lingkar Wari-Ino Mulai Dikerjakan

RadarTimur.id, Tobelo — Janji Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara untuk meningkatkan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan mulai direalisasikan. Pembangunan Jalan Lingkar Desa Wari-Ino, Kecamatan Tobelo, kini mulai dikerjakan.

Proyek tersebut dilaksanakan CV. Birinoa Perkasa berdasarkan Nomor Kontrak 04/SP/BM/2026 tertanggal 19 Mei 2026, dengan nilai kontrak mencapai Rp2.972.450.000.

Pembangunan jalan lingkar ini mendapat perhatian masyarakat karena dinilai menjadi salah satu kebutuhan penting untuk memperlancar mobilitas warga, sekaligus menunjang aktivitas pendidikan, sosial, dan perekonomian di Desa Wari-Ino.

Tokoh masyarakat Desa Wari-Ino, Fredikson Bubala, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, khususnya Bupati Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad, yang dinilai telah mengawal aspirasi masyarakat hingga pembangunan jalan mulai direalisasikan.

“Mewakili masyarakat, saya mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati karena telah mengawal dengan sungguh-sungguh sehingga masyarakat kami hari ini sudah bisa merasakan kinerja pemerintah daerah,” ujar Fredikson, Rabu (9/9/2026).

Menurut Fredikson, terealisasinya pembangunan jalan tersebut tidak terlepas dari komunikasi yang terbangun antara pemerintah daerah, dinas teknis, tokoh masyarakat, serta para tua-tua Desa Wari-Ino.

“Jalan ini bisa berproses karena adanya hubungan komunikasi yang baik antara Bupati, dinas teknis atau PU, dan juga tokoh masyarakat. Hal ini juga merupakan komitmen serius Pak Bupati,” katanya.

Fredikson menyebut Wari-Ino menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena memiliki sejumlah pusat pendidikan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap akses transportasi yang memadai semakin penting.

“Saat diskusi, beliau menyampaikan bahwa Wari-Ino merupakan salah satu desa prioritas karena memiliki banyak pusat pendidikan,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Halmahera Utara, Williams Jesajas, mengatakan pembangunan Jalan Lingkar Wari-Ino merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah.

Menurut Williams, jalan tersebut diproyeksikan sebagai jalur alternatif untuk mendukung aksesibilitas dan transportasi masyarakat, terutama saat jalan utama digunakan untuk kegiatan ibadah maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Pekerjaan peningkatan Jalan Lingkar Desa Wari-Ino merupakan salah satu program prioritas daerah. Jalan ini dimaksudkan sebagai jalan alternatif sehingga memudahkan aksesibilitas dan transportasi warga,” ujar Williams yang akrab disapa Wije.

Dari sisi konstruksi, pekerjaan jalan menggunakan HRS base dengan lapisan penutup aspal atau hotmix.

Wije berharap masyarakat dan seluruh pihak turut mendukung pelaksanaan proyek agar pekerjaan dapat berjalan lancar serta diselesaikan sesuai waktu dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Kami berharap dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Desa Wari-Ino, sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai waktu yang direncanakan,” katanya.

Masyarakat Desa Wari-Ino juga berharap pembangunan jalan tersebut dikerjakan secara profesional dan memberikan manfaat jangka panjang.

Selain membuka akses alternatif, jalan lingkar diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas pendidikan dan sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan dimulainya pekerjaan, masyarakat kini menantikan penyelesaian proyek tersebut agar akses yang selama ini menjadi kebutuhan penting dapat segera dimanfaatkan secara maksimal.(val)