radartimur.id

Dari Informasi ke Transformasi

Kamis, 17 September 2026

Gedung Gereja GMIH Kristus Itu Raja Pitu Diresmikan Bupati Piet

RadarTimur.id, Tobelo — Gedung Gereja Baru Jemaat GMIH Kristus Itu Raja Pitu di RT 08/RW 04, Desa Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, resmi diresmikan dan ditahbiskan, Kamis (17/9/2026). Prosesi dipimpin Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua.

Peresmian tersebut menjadi penanda berakhirnya proses pembangunan yang berlangsung hampir satu dekade. Jemaat yang berdiri sejak 17 April 2014 itu awalnya beranggotakan 30 kepala keluarga, sementara peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja dilakukan pada 17 November 2015.

Dalam laporan panitia pembangunan disebutkan, proses pembangunan membutuhkan kerja keras, pengorbanan, doa dan kebersamaan jemaat. Selama pembangunan, total penerimaan yang dilaporkan mencapai Rp2.129.157.000.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan, termasuk GBI Pembaharuan, sehingga pembangunan gedung gereja tersebut dapat diselesaikan dan digunakan untuk pelayanan jemaat.

Ketua BPHS-GMIH Pembaharuan Halmahera Utara, Pdt. Anselmus Puasa, M.Th., menyampaikan syukur atas selesainya pembangunan gedung gereja. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan buah dari iman, kerja keras, pengorbanan dan kebersamaan jemaat.

Dia berharap gedung gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan iman, persekutuan, pelayanan dan kesaksian

“Jemaat juga diharapkan terus menjaga persatuan dan menjadikan gereja sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan keluarga serta masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menegaskan, penyelesaian pembangunan gedung gereja bukanlah akhir dari perjuangan jemaat, melainkan awal untuk membangun gereja yang hidup melalui iman, persekutuan, pelayanan dan kesaksian.

Bupati Piet juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembentukan karakter anak. Keluarga, kata dia, merupakan “gereja kecil” yang memiliki tanggung jawab besar dalam mendampingi anak, membangun komunikasi, menanamkan nilai iman serta menghadapi perkembangan teknologi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah di gedung gereja lama, kemudian dilanjutkan prosesi menuju gedung gereja baru, doa, pembacaan Alkitab 1 Raja-Raja 9:1–5 dan pemberitaan Firman Tuhan oleh Pdt. Leundame S. Boediman, M.Th.

Prosesi peresmian dan pentahbisan ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti dan pelepasan burung merpati. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ibadah bersama di gedung gereja yang baru.

Bupati Piet hadir bersama Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Halmahera Utara Ir. Valentino E. Leiwakabessy, MMA, Kepala DPMPTSP Alfinansius Tenga dan Camat Tobelo Tengah Yulis Djumoko.

Turut hadir Anggota DPRD Halmahera Utara Mariane Priska Tadjibu, Ketua BPHS-GMIH Pembaharuan Halmahera Utara Pdt. Anselmus Puasa, Kasat Samapta Polres Halmahera Utara IPTU Rujiono Tjuluku, mewakili Kapolres, para kepala desa, unsur pimpinan GMIH, BPHJ Jemaat GMIH Kristus Itu Raja Pitu, panitia pembangunan, tokoh agama, tokoh masyarakat, jemaat dan undangan lainnya.(val)