Dua Hari Diguyur Hujan Deras, Warga Desa Hapo Bersyukur
RadarTimur.id, Morotai — Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Hapo, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, selama dua hari terakhir disambut penuh syukur oleh warga setelah daerah tersebut dilanda kemarau panjang selama beberapa bulan.
Guyuran hujan dengan intensitas sedang hingga lebat itu tidak hanya membasahi lahan yang sebelumnya mengering, tetapi juga membantu memadamkan titik-titik api serta mengurangi kabut asap yang sempat menyelimuti kawasan permukiman warga.
Kondisi tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama beberapa bulan menghadapi cuaca panas dan kering serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Warga Desa Hapo, Sadam M. Nur, mengatakan hujan yang turun sejak Minggu hingga Senin sangat membantu membasahi kembali lahan pertanian warga.
“Alhamdulillah, sejak kemarin sampai hari ini curah hujan sangat lebat. Ini tidak hanya memadamkan sisa-sisa api, tetapi juga menjadi angin segar bagi lahan pertanian warga yang sempat merana akibat kekeringan,” ujar Sadam.
Menurut Sadam, hujan mulai menunjukkan tanda-tanda turun pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIT, bertepatan dengan berakhirnya kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Hapo.
Hujan saat itu masih mengguyur sebagian wilayah. Intensitasnya kemudian meningkat hingga hujan kembali turun dengan durasi dan intensitas lebih tinggi dalam dua hari terakhir.
Warga berharap hujan tersebut menjadi awal berakhirnya periode kekeringan yang telah berlangsung cukup lama di wilayah Morotai Jaya.
Selain membantu mengurangi risiko karhutla, hujan juga diharapkan mampu memulihkan kondisi lahan pertanian, meningkatkan kelembapan tanah, serta mengembalikan kualitas udara setelah sebelumnya terganggu kabut asap.
Bagi warga Desa Hapo, hujan kali ini bukan sekadar perubahan cuaca. Guyuran air dari langit menjadi harapan baru setelah berbulan-bulan menghadapi panas, kekeringan dan ancaman kebakaran.
“Semoga hujan terus turun dan lahan pertanian kembali subur. Kami bersyukur karena kondisi udara sekarang sudah jauh lebih baik,” kata Sadam.(ksm)

