Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, OPD Halut Diminta Perkuat Kinerja
RadarTimur.id, Tobelo — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mengevaluasi pelaksanaan Pemantauan, Pengawalan, dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (P4ED) dengan menekankan penguatan data melalui aplikasi Sistem Informasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah (SIGROW) serta peningkatan sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Evaluasi yang berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua (FTJ), Selasa (27/10/2026), dipimpin Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Halut, Valentino F. Leiwakabessy, yang mewakili Bupati Halut Piet Hein Babua. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bappeda Hernefer Tjandua, Kepala BPS Arifin M. Kahar, unsur Kodim 1508/Tobelo, Kejaksaan Negeri Halut, staf ahli bupati, pimpinan OPD dan sekitar 50 peserta.
Dalam sambutan bupati yang dibacakan Valentino, ditegaskan bahwa P4ED merupakan instrumen strategis untuk memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah daerah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Karena itu, seluruh OPD diminta tidak bekerja secara sektoral, tetapi membangun koordinasi dan sinergi dalam mencapai target pembangunan daerah.
Pemkab Halut juga menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 11,05 persen pada Triwulan II berdasarkan data BPS. Capaian tersebut dinilai positif, tetapi perlu dijaga melalui program yang terarah dan berkelanjutan. Pemerintah juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berdampak terhadap peningkatan pendapatan, pembukaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan dan daya beli masyarakat.
Salah satu perhatian utama dalam evaluasi tersebut adalah kelengkapan data SIGROW Kemendagri. Seluruh OPD diwajibkan menyampaikan data yang akurat, lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan kepada Bappeda melalui aplikasi tersebut paling lambat tanggal 20 setiap bulan. Data itu menjadi dasar evaluasi perkembangan ekonomi sekaligus bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pemerintah daerah.
Rapat juga membahas pelaksanaan program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. OPD terkait diminta mengidentifikasi perkembangan pelaksanaan program, kendala serta kontribusinya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, ancaman El Nino, kebakaran hutan dan lahan serta potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian yang perlu diantisipasi.
Kepala Bappeda Halut, Hernefer Tjandua, dalam pemaparannya menekankan pentingnya evaluasi program dan kegiatan masing-masing OPD, termasuk mengidentifikasi hambatan serta menyiapkan langkah penyelesaian. Setiap persoalan yang ditemukan diharapkan tidak berhenti pada laporan, tetapi disertai usulan solusi konkret dan tindak lanjut yang terukur.
Melalui evaluasi P4ED, Pemkab Halut berharap seluruh OPD semakin memperkuat koordinasi, memperbaiki kualitas data SIGROW dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai sasaran. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat Halmahera Utara.(val)

