Gardu Bergerak PLN Morotai Dikeluhkan Warga
RadarTimur.id, Morotai — Keberadaan peralatan milik PT PLN (Persero) berupa Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas 250 kVA yang terparkir di kawasan pusat Kota Darame, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu akses lalu lintas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Kamis (22/10/2026), unit genset yang ditempatkan di atas truk penopang itu terlihat memakan sebagian ruang jalan. Kondisi tersebut membuat ruas jalan yang dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat menjadi lebih sempit.
Area di sekitar peralatan tersebut hanya dibatasi garis pengaman berwarna kuning-hitam. Keberadaannya di tepi jalan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama ketika arus kendaraan meningkat atau saat malam hari.
Salah seorang warga pengguna jalan, Santo, mengungkapkan, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama, bahkan hampir setahun. Namun, hingga kini, peralatan tersebut belum juga dipindahkan ke lokasi yang dinilai lebih aman.
“Sangat mengganggu ruang gerak pengguna jalan. Ruas jalan jadi makin sempit dan rawan kecelakaan, apalagi ini sudah berlangsung hampir setahun tanpa ada kejelasan kapan akan dipindahkan,” keluhnya.
Warga berharap manajemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Morotai segera melakukan penataan atau memindahkan unit genset tersebut ke tempat yang tidak mengganggu akses jalan dan keselamatan masyarakat.(ksm)

