Pengurus DPC PKB Morotai 2026–2031 Resmi Dilantik, Targetkan Fraksi Utuh
RadarTimur.id, Morotai — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pulau Morotai menargetkan penambahan kursi legislatif pada pemilu mendatang untuk mengamankan fraksi utuh di DPRD.
Target tersebut menjadi salah satu agenda kepengurusan baru periode 2026–2031 yang resmi dilantik di Aula DPRD Pulau Morotai, Jumat (23/10/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai yang mewakili Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD, Danlanud, Danlanal, serta pimpinan partai politik. Hadir pula Ketua KPU Pulau Morotai, Ketua Nahdlatul Ulama (NU), dan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor.
Mewakili Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Maluku Utara, anggota DPRD Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, menyampaikan permohonan maaf Ketua DPW yang tidak dapat menghadiri pelantikan karena kendala teknis penerbangan.
Dalam sambutannya, Muhajirin mengingatkan bahwa kepengurusan PKB merupakan amanah yang harus dijalankan dengan berpegang pada nilai kebangsaan dan kemanusiaan sebagaimana diwariskan pendiri PKB, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Menurutnya, PKB lahir bukan semata-mata karena kepentingan modal maupun kalkulasi politik praktis, tetapi berangkat dari semangat kebangsaan dan perjuangan memberikan ruang politik yang lebih luas bagi warga Nahdliyin.
“PKB didirikan bukan atas pendorong modal atau kalkulasi politik praktis ansih, melainkan oleh semangat kebangsaan dan kemanusiaan yang digagas oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur),” tegas Muhajirin.
Dia juga mengingatkan agar pembangunan di Pulau Morotai tetap berpijak pada nilai kebhinekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang ditopang sektor pertambangan dan hilirisasi nikel harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar tercermin dalam angka statistik.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Pulau Morotai, Naswin Rowo, menyatakan optimistis terhadap perkembangan kekuatan politik partainya. Pasalnya perolehan kursi PKB di DPRD Morotai menunjukkan tren peningkatan sejak Pemilu 2014.
Pada Pemilu 2014, PKB memperoleh satu kursi melalui almarhum H. Suaib Haji Kamil. Perolehan tersebut mampu dipertahankan pada Pemilu 2019. Selanjutnya, pada Pemilu 2024, PKB berhasil menambah perolehan menjadi dua kursi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2.
Untuk pemilu mendatang, Naswin menargetkan penambahan satu kursi dari Dapil 3 wilayah Timur Utara sehingga PKB dapat mengamankan fraksi utuh di DPRD Pulau Morotai.
“Selain target elektoral, pengurus baru juga memprioritaskan penguatan struktur partai hingga tingkat desa. Saat ini, kepengurusan di enam kecamatan dan 10 ranting telah terbentuk. DPC menargetkan seluruh struktur ranting dapat dirampungkan pada Desember 2026,” ujarnya.
Naswin juga memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam struktur kepengurusan, baik di tingkat DPC maupun kecamatan. Dia berharap konsolidasi organisasi dapat memperkuat kerja politik partai sekaligus menjaga komunikasi dengan pemerintah daerah.
Rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan orientasi kepengurusan untuk memperdalam sejarah, ideologi, dan semangat pendirian PKB. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembukaan Rapat Kerja (Raker) DPC PKB Kabupaten Pulau Morotai.(ksm)

